B. Indonesia

Pertanyaan

Buatkan contoh teks negosiasi dalam bentuk paragraf! Minimal 5 paragraf.

Tolong bantu dong, buat tugas b
indonesia

1 Jawaban

  • Contoh 1:Pegawai Bank: "Selamat pagi pak, silahkan duduk, ada yang bisa kami bantu?"Nasabah: "Selamat pagi bu. Ya, terimakasih."Nasabah: "Begini bu, saya ingin mengajukan proposal peminjaman uang untuk usaha ikan lele saya."Pegawai Bank: "Maaf, bisa saya lihat proposalnya?"Nasabah: "Ini bu, silahkan."Pegawai bank: "Sebenarnya, proposal bapak ini sangat bagus, tidak ada masalah. Cuma kami daripihak bank tidak bisa memenuhi permintaan dana sebesar 500 juta."Nasabah: "Jadi, kira-kira pihak bank mampu memberikan berapa bu?"Pegawai Bank: "Setelah saya hitung, kami hanya menyanggupi sampai 300 juta pak, dengan bunga 4 %."Nasabah: "Tidak bisa ditambah lagi bu? Usaha ini sebenarnya sangat sukses, pesanan ikan lele ke kami dari seluruh Indonesia."Nasabah: "Dana ini rencananya akan kami gunakan untuk menambah kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan ikan lele tersebut"Pegawai Bank: "Tunggu dulu pak, saya hitung ulang dulu"Pegawai Bank: "Yah, sepertinya kami sanggup memberikan 350 juta".Nasabah: "Wah, apakah tidak bisa dinaikin lagi bu? Gimana kalau 400 juta?"Pegawai Bank: "Maaf pak, hanya segitu yang bisa kami sanggupi."Contoh 2:Pembeli: "Bu saya mau beli gitar ini, berapa harganya?"Penjual: "Kalau gitar yang itu harganya 750 ribu nak."Pembeli: "Harganya boleh kurang nggak bu?"Penjual: "Hmmm, boleh. Mau nawar berapa nak?"Pembeli: "600 ribu aja bu, gimana?"Penjual: "Wah, harga segitu rasanya tidak bisa nak."Pembeli: "Kalau 625 ribu?"Penjual: "Naikin dikit nak, 650 ribu ibu lepas gitar ini."Pembeli: "Iya deh bu, saya setuju, ini uangnya"Contoh 3:Wali Kelas: "Anto, bagaimana rencana Study Wisata ke Tanjung Bira, apakah semua temanmu setuju?"Ketua Kelas: "Saya sudah berbicara dengan teman-teman bu, cuma ada usulan study wisatanya ke Pantai Marina aja bu."Wali Kelas: "Wah, kenapa bisa begitu?"Ketua Kelas: "Kalau Tanjung Bira sekolah kita sudah sangat sering berkunjung ke sana bu. Sedangkan, Pantai Marina belum pernah sama sekali."Wali Kelas: "Tapi anto, ibu sudah bicarakan rencana ini ke bapak kepala sekolah dan beliau sudah menyetujuinya"Ketua Kelas: "Iya bu, tapi sepertinya banyak teman-teman yang tidak ikut jika study wisata itu dilaksanakan di Tanjung Biara."Wali Kelas: "Aduh, jadi gimana yah, padahal ibu sudah mempersiapkan semuanya."Ketua Kelas: "Begini saja bu, biar saya dan teman-teman yang menghadap ke kepala sekolah dan menceritakan rencana ini."Wali Kelas: "Baiklah kalau begitu, secepatnya kamu bicara dengan beliau, laporkan ke ibu hasilnya".Ketua Kelas: "Baik bu."Contoh 4:Calon Penumpang: "Bang, ke Pasar Baru berapa?"Tukang Becak: "10 ribu, mbak."Calon Penumpang: "Yah, kok mahal amat bang, 5 ribu aja."Tukang Becak: "Aduh, kemurahan mbak, pasar baru kan jauh"Calon Penumpang: "Iya deh, saya tambah jadi 7 ribu, gimana?"Tukang Becak: "Naikin dikit bu, jadi 8 ribu"Calon Penumpang: "Baiklah bang, saya setuju, antar saya ke pasar baru."Contoh 5:Anak: "Ayah, setelah lulus nanti saya mau sekolah di SMA."Ayah: "Kenapa di SMA nak? Padahal, ayah ingin kamu sekolah di SMK."Anak: "Kok di SMK? Kenapa memangnya ayah ingin saya sekolah di sana?"Ayah: "Begini nak, di SMK itu lulusannya bisa langsung terjun di dunia kerja."Anak: "Ohhh, gitu yah, iya deh saya setuju."Ayah: "Baguslah kalau kamu setuju."

Pertanyaan Lainnya