mengapa rasulullah saw. menyebutkan bahwa, mukmin yang paling banyak nengingat mati dan yang paling baik persediaannya untuk hidup setelah mati adalah mukmin y
Fisika
Qudbudi
Pertanyaan
mengapa rasulullah saw. menyebutkan bahwa, " mukmin yang paling banyak nengingat mati dan yang paling baik persediaannya untuk hidup setelah mati adalah mukmin yang paling cerdik" jelaskan
1 Jawaban
-
1. Jawaban JihanAfifah293
Karna...
Jika kita Renungkan..
Betapa Sakitnya saat sakaratul maut..
Betapa Gelapnya Di dalam kubur
Betapa sempitnya di liang lahat
Betapa Ngerinya di tanya oleh Malaikat
Betapa Pedihnya adzab kubur
Betapa Panasnya api Neraka
Betapa Malangnya Nasib kita saat itu
Jika kita banyak dosa ..
Meski Saat ini kita Masih muda
Masih Tegar,Masih Kuat, Tapi Maut tidak mengenal itu semuanya..!
Maut bisa datang kapan saja..
Meski kita tidak ingin MATI..!
Tapi pasti kita akan merasakannya..
Entah berapa hari lagi
Entah berapa Bulan Lagi
Entah berapa Tahun lagi..
Pasti, Maut akan menjemput kita..
SETELAH BERADA DI ALAM KUBUR
Barulah kita akan sadar s, apa arti kehidupan di dunia ini..
"Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang"
(HR Tirmidzi)
.
"Kematian yg paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yg menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yg tersobek ?"
(HR Bukhori)
.
Imam Ghozali berpendapat : "Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik- tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki".
.
Malaikat memberi kabar gembira kepada insan mukmin dengan ampunan dengan ridha Allah untuknya. Dengan mengatakan janganlah takut dan sedih serta membawa berita gembira tentang syurga. .
الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلاَئِكَةُ طَيِّبِينَ يَقُولُونَ سَلاَمٌ عَلَيْكُمُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
.
“(Yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Salamun ‘alaikum (keselamatan sejahtera bagimu)”, masuklah ke dalam syurga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”. (QS. An Nahl 32)�.�Syaikh Asy Syinqithi mengatakan: “Dalam ayat ini, Allah menyebutkan bahwa orang yang bertakwa, yang melaksanakan perintah Rabb mereka dan menjauhi larangan-Nya akan diwafatkan para malaikat yaitu dengan mencabut nyawa-nyawa mereka dalam keadaan thayyibin (baik), yakni bersih dari syirik dan maksiat, (ini) menurut tafsiran yang paling shahih, (juga) memberi kabar gembira berupa syurga dan menyambangi mereka mereka dengan salam.
.
Tetap memohon agar kita semua diwafatkan dalam keadaan memegang agama Allah.