contoh teks eksplanasi tentang proses terjadinya angin muson barat
B. Indonesia
hambali12
Pertanyaan
contoh teks eksplanasi tentang proses terjadinya angin muson barat
1 Jawaban
-
1. Jawaban Isrotun115
Angin Muson
Dewasa ini di Indonesia dilanda fenomena alam seperti banjir, tanah longsor dan lain-lain. Hal ini disebabkan oleh kurang antisipasinya masyarakat terhadap pergantian musim yang terjadi. Pergantian musim di Indonesia itu sendiri dipengaruhi oleh pergerakan angin muson. Angin Muson adalah angin yang berhembus secara periodik antara periode yang satu dengan yang lain. Polanya akan berlawanan yang berganti arah secara berlawanan setiap setengah tahun. Biasanya pada setengah tahun pertama bertiup angin darat yang kering. Berikutnya bertiup angin laut yang basah. Di indonesia terjadi dua angin muson yaitu angin muson barat dan angin muson timur. Pada bulan Oktober hingga April, matahari berada pada belahan langit Selatan, sehingga benua Australia mempunyai tekanan udara di benua Asia lebih tinggi daripada benua Asia. Sedangkan pada bulan April hingga Oktober matahari berada di belahan langit utara. Sehingga benua Asia mempunyai tekanan udara yang lebih tinggi daripada benua Australia.
Angin muson barat bertiup pada bulan Oktober hingga bulan Maret. Pada saat kedudukan semu matahari berada di belahan bumi selatan, penyinaran matahari di Benua Australia lebih tinggi dibandingkan Benua Asia. Hal ini menyebabkan udara di Benua Australia bertekanan minimum. Sedangkan di Benua Asia bertekanan maksimum. Angin dari benua Asia menuju benua Australia membawa banyak uap air. Karena melewati samudera yang luas. Sehingga mengakibatkan terjadinya musim penghujan di Indonesia.
Angin muson barat memberi dampak positif terhadap kehidupan masyakat Indonesia. Dampak positif dari angin ini adalah tanaman bisa lebih subur dan lebih hijau. Karena angin muson barat menjadikan musim penghujan. Sehingga banyak air yang dapat diserap tanaman itu. Selain itu sawah tidak perlu memakai perairan buatan dan mengurangi risiko kebakaran hutan. Air hujan yang turun akibat angin muson barat dapat juga mengurangi polusi udara baik dari asap kendaraan bermotor, asap pabrik, dan sebagainya. Sehingga udara menjadi bersih dan sejuk.
Namun angin muson barat juga memberi dampak negatif bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Yaitu banjir di wilayah yang datarannya rendah dan kota-kota besar. Hujan yang terus menerus juga mengakibatkan terjadinya tanah longsor di daerah perbukitan dan pegunungan.
Angin muson timur bertiup mulai bulan April hingga bulan September. Pada saat kedudukan semu matahari berada di belahan bumi utara, penyinaran matahari di Benua Asia lebih tinggi dibandingkan Benua Australia. Hal ini menyebabkan udara di Benua Asia bertekanan minimum. Sedangkan di Benua Australia bertekanan maksimum. Angin dari Benua Australia menuju Benua Asia membawa sedikit uap air. Karena melewati gurun yang luas. Sehingga mengakibatkan terjadinya musim kemarau di Indonesia.
Angin muson timur memberi dampak positif terhadap kehidupan masyarakat. Yaitu petani dapat panen karena lahan pertaniannya tidak tergenang oleh air. Selain itu pakaian cepat kering, karena panas matahari dapat mempercepat penguapan kandungan air yang ada di pakaian. Kemarau akibat angin muson timur juga dapat menguntungkan para nelayan. Karena musim kemarau dapat menguapkan air laut, sehingga air laut menjadi surut dan nelayan bisa berlayar ke laut untuk mencari ikan.
Namun selain memberi dampak positif, angin muson timur juga mempunyai dampak negatif. Yaitu warga kesulitan memperoleh air bersih. Selain itu, berdampak pada kesehatan manusia seperti penyakit radang tenggorokan, dan diare. Penyakit itu disebabkan karena banyaknya debu akibat kemarau berkepanjangan. Kemarau yang berkepanjangan, dapat mengakibatkan banyaknya pohon yang kekeringan dan lama-kelamaan akan mati.
Dengan mengetahui waktu atau periode angin muson, maka kita dapat mengantisipasi datangnya dampak dari kedua angin muson tersebut. Sehingga kita bisa memanfaatkan dampak positifnya secara maksimum. Selain itu kita dapat mempersiapkan diri dan lingkungan, untuk mengantisipasi dampak negatif dari angin tersebut.