hal berikut diduga tidak berkaitan dengan sinantropus pekinensis adalah
Sejarah
erfina19
Pertanyaan
hal berikut diduga tidak berkaitan dengan sinantropus pekinensis adalah
1 Jawaban
-
1. Jawaban Jurus25
Sedikit ulasan tentang homo sinan
Ciri ciri manusia purba homo pekinensis
a.Volume isi otak sekitar kurang lebih 900 sampai 1200 cm kubik.
b.Mempunyai Tinggi badan sekitar 165 – 180 cm
c.Bentuk graham besar dengan rahang yang sangat kuat
d.Bagian belakang kepala tampak menonjol.
Homo pekinensis hidup sekitar 500 ribu tahun yang lalu
Pembahasan:
Manusia purba jenis ini termasuk homo sapiens sehingga sering disebut dengan nama Homo Pekinensis. Homo Pekinensis merupakan hominin punah dari spesies Homo erectus, diketahui dari fosil yang ditemukan di Zhoukoudian dekat Beijing. Homo Pekinensis diidentifikasi sebagai anggota garis keturunan manusia oleh Davidson Black pada tahun 1927 atas dasar satu gigi. Penggalian selanjutnya ditemukan beberapa skullcaps dan mandibles, tulang wajah dan tulang tungkai, dan gigi sekitar 40 individu. Bukti menunjukkan bahwa fosil Zhoukoudian berasal dari sekitar 770.000 sampai 230.000 tahun yang lalu. Sebelum ditugaskan ke H. erectus, mereka diklasifikasikan sebagai Pithecanthropus dan Sinanthropus.
Lebih 70 tahun yang lalu, para arkeolog menemukan Manusia Peking di Zhou Koudian, suatu penemuan yang mengejutkan dunia.
Ciri homo pekinensis yakni kapasitas tengkorak rata-rata sekitar 1.000 cm kubik, meskipun beberapa kapasitas tengkorak individu mendekati 1.300 cm kubik - hampir seukuran manusia modern. Laki-laki Peking memiliki tengkorak yang rata profilnya, dengan dahi kecil, lunas di bagian atas kepala untuk menempel otot rahang yang kuat, tulang tengkorak yang sangat tebal, pelembut berat, torus oksipital, langit-langit besar, dan besar. , rahang tanpa dagu. Gigi pada dasarnya modern, meskipun gigi taring dan geraham cukup besar, dan enamel gigi geraham sering berkerut. Tulang ekstremitas tidak dapat dibedakan dari manusia modern.
Homo pekinensis adalah manusia purba yang fosilnya ditemukan di gua naga daerah Peking negara Cina oleh Davidson Black dan Franz Weidenreich. Sinanthropus pekinensis dianggap bagian dari kelompok pithecanthropus karena memiliki ciri tubuh atau badan yang mirip serta hidup di era zaman yang bersamaan.
Penemuan homo pekeinensis pada 1963 pertama kali dideskripsikan oleh J. K. Woo tahun berikutnya. Sisa-sisa manusia Lantian ditemukan di Lantian County), di Provinsi Shaanxi Cina Barat, sekitar 50 km di tenggara kota Xi'an. Tak lama setelah penemuan mandibula (tulang rahang) homo erectus lantianensis pertama ditemukan di Chenjiawo dengan kranium (tengkorak) dan tulang hidung, rahang dan gigi tiga spesimen lain ditemukan di Gongwangling . Kapasitas kranial diperkirakan 780 cm kubik. homo erectur lantianensis lebih tua dari pekinensis
Fosil ini ditampilkan di shaanxi museum sejarah xi 'an, cina.
Disana terdapat fosil hewan dan artefak batu , seperti kerikil dan serpih.Kehadiran artefak batu serta abu ini menunjukkan bahwa manusia lantian menggunakan alat-alat dan bisa mengontrol api
Petilasan Manusia Peking di Zhou Koudian terletak di Gunung Longgu atau Gunung Tulang Naga, 48 kilometer sebelah barat daya kota Beijing. Daerah tersebut merupakan tempat pegunungan bersambung dengan dataran. Di Gunung Longgu terdapat banyak gua alam baik yang besar maupun yang kecil. Di antaranya terdapat sebuah gua alam yang panjangnya 140 meter dari timur ke barat. Gua alam disebut dengan ‘GUA MANUSIA KERA”.
Tahun 1921, seorang sarjana Swedia bernama Johann Gunnar Anderssonm menemukan barang-barang peninggalan manusia purba di gua tersebut, antara lain, bekas penggunaan api manusia kera. Dengan demikian, gua itu dinamakan oleh para arkeolog sebagai “situs pertama Zhou Koudian”. Tahun 1929, arkeolog Tiongkok Fei Wenzhong berhasil menggali tulang tempurung kepala “Manusia Peking”.(Lt)
Plisss...tandai sebagai jawaban terbaik