bagaimana strategi politik luar negeri negara RI di Era globalisasi
PPKn
ncellnyad23selvi
Pertanyaan
bagaimana strategi politik luar negeri negara RI di Era globalisasi
2 Jawaban
-
1. Jawaban aldi1955
Peranan Politik Luar Negeri Indonesia di Era Globalisasi
A. Politik Luar Negeri Indonesia
1. Pengertian Politik
Macam – macam pengertian politik :
1. Politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintah dan negara.
2. Politik sebagai sarana atau usaha untuk memperoleh kekuasaan dan dukungan dari masyarakat dalam melakukan kehidupan bersama.
3. politik mengandung makna sebagai usaha dalam memperoleh,memperbesar,memperluas,serta mempertahankan kekuasaan.
Dengan demikian,politik membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan negara,kekuasaan,pengambilan keputusan,kebijakan,dan desentralisasi atau alokasi sumber daya.
2. Pentingnya Politik Luar Negeri
Politik luar negeri merupakan sarana untuk mencapai kepentingan nasional dalam pergaulan antar bangsa atau sering disebut hubungan internasional.Bangsa dan negara Indonesia tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa hubungan dengan negara lain.Politik luar negeri Indonesia berlandaskan pada UUD 1945 yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,perdamaian,dan keadilan sosial.
politik luar negeri merupakan bagian yang integral dari strategi nasional keseluruhan yang merupakan sarana untuk mencapai tujuan nasional.
3. Politik Luar Negeri yang Bebas dan Aktif
Politik luar negeri adalah bebas dan aktif.Bebas artinya bahwa bangsa Indonesia bebas menentukan sikap yang berkaitan dengan dunia internasional,tdak memihak kepada salah satu blok.Aktif artinya Indonesia dalam politik luar negeri aktif dalam memprjuangkan terciptanya perdamaian dunia dan berpartisipasi dalam mengatasi ketegangan internasional.
Politik luar negeri Indonesia bebas aktif harus bersifat luwes (mudah menyesuaikan diri).Namun harus tetap berpegang pada prinsip-prinsip dasar dalam pembukaan UUD 1945.
B. peranan Politik Luar Negeri Indonesia dalam Percaturan Internasional
1. Indonesia sebagai Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PPB)
Pada tanggal 28 september 1966,Indonesia secara resmi kembali menjadi anggota PBB.hal ini disambut baik oleh pihak PBB kemudian Adam Malik dipilih sebagai ketua Majelis Umum PBB untuk masa sidang tahun 1974.
2. Normalisasi Hubungan dengan Malaysia
Hubungan Indonesia dengan Malaysia pernah renggang.Pada tanggal 29 Mei sampai 1 Juni diadakan perundingan Bangkok,yang isinya :
1. Rakyat sabah dan serawak diberi kesempatan menegaskan kembali keputusan yang telah diambil mengenai kedudukan mereka dalam Federasi Malaysia.
2. Pemerintah kedua belah pihak menyetujui pemulihan hubungan diplomatik.
3. Tindakan permusuhan antar kedua belah pihak akan dihentikan.
secara resmi pemulihan hubungan Indonesia dengan Malaysia berlangsung di Jakarta,11 Agustus 1966.
3. Peranan Indonesia dalam ASEAN
ASEAN merupakan perhimpunan bangsa-bangsa di Asia Tenggara (Perbara).
Tujuan Berdirinya ASEAN :
1. Mempererat kemajuan ekonomi,sosial,dan budaya di kawasan Asia Tenggara.
2. Meningkatkan kerja sama antar bangsa untuk saling membantu satu sama lain.
3. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional.
4. bekerja sama dalam upaya peningkatan pendayagunaan pertanian,industry,perluasanperdagangan komoditi internasional,perbaikan sarana distribusi dan komunokasi,dan peningkatan taraf hidup rakyat.
4. Peran Serta Indonesia Sebagai Salah Satu Negara Pendiri Gerakan Non Blok
Gerakan non blok lahir sekitar tahun 1960-an.Blok barat yang menganut liberalism dalam pengaruh amerika serikat dan blok timur yang menganut komunis dalam pengaruh uni soviet.
Penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi pertama gerakan non blok di Beograd,Yugoslavia.Indonesia pernah menjadi tuan rumah pada KTT ke-10 yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 1 sampai 6 September 1992.Indonesia sangat setuju dengan gerakan non blok karena sesuai dengan politik luar negeri yang bebas aktif.
5. Peran Serta Indonesia dalam organisasi Internasional APEC
Organisasi APEC merupakan frum kerja sama bidang ekonomi antara negara-negar dikawasan Asia -
2. Jawaban DanilWatanabe
Politik luar negeri bebas aktif tetap dijadikan sebagai kiblat dengan penekanan pada diplomasi ekonomi guna menyokong pembangunan nasional. Kecermatan pemerintah dalam menjalankan politik luar negeri tidak hanya mendukung pencapaian kepentingan nasional, tapi juga menopang ketahanan nasional Indonesia.
semoga membantu