Tolong translet Mercury dove again a splash down to the bottom of the pool.this time when he surfaced he held in his hand an axe that sparkled like the silvery
B. inggris
wirdajannah
Pertanyaan
Tolong translet
Mercury dove again a splash down to the bottom of the pool.this time when he surfaced he held in his hand an axe that sparkled like the silvery drops of water falling from it, for it was made of pure silver.
Is this your axe, woodsman? Asked mercury. The honest woodsman gazed with amazement at the beautiful silvery axe, but again shook his head and said. No that is not my are. My axe is Just an ordinary old your axe, woodsman? He asked.
The woodsman was so glad his axe hadir been found! He cried out, that's my axe! He eagerly took
Mercury dove again a splash down to the bottom of the pool.this time when he surfaced he held in his hand an axe that sparkled like the silvery drops of water falling from it, for it was made of pure silver.
Is this your axe, woodsman? Asked mercury. The honest woodsman gazed with amazement at the beautiful silvery axe, but again shook his head and said. No that is not my are. My axe is Just an ordinary old your axe, woodsman? He asked.
The woodsman was so glad his axe hadir been found! He cried out, that's my axe! He eagerly took
2 Jawaban
-
1. Jawaban RandyRafael112
Mercury merayap kembali ke dasar kolam. Saat inilah dia muncul di tangannya, sebuah kapak yang berkilauan seperti tetesan air yang jatuh dari dalamnya, karena terbuat dari perak murni.
Apakah ini kapak, tukang kayu? Tanya merkuri Tukang kayu yang jujur menatap dengan takjub pada kapak keperakan yang indah itu, tapi sekali lagi menggelengkan kepalanya dan berkata. Bukan itu bukan milikku. Kapakku hanyalah kapak tua biasa, tukang kayu? Dia bertanya.
Tukang kayu itu sangat senang kapaknya hadir ditemukan! Dia berteriak, itu kapak saya! Dia dengan penuh semangat mengambil
Semoga Membantu : ) -
2. Jawaban patihmahadifa0p2r3ag
Mercury merayap kembali ke dasar kolam. Saat inilah dia muncul di tangannya, sebuah kapak yang berkilauan seperti tetesan air yang jatuh dari dalamnya, karena terbuat dari perak murni. Apakah ini kapak, tukang kayu? Tanya merkuri Tukang kayu yang jujur menatap dengan takjub pada kapak keperakan yang indah itu, tapi sekali lagi menggelengkan kepalanya dan berkata. Bukan itu bukan milikku. Kapakku hanyalah kapak tua biasa, tukang kayu? Dia bertanya. Tukang kayu itu sangat senang kapaknya hadir ditemukan! Dia berteriak, itu kapak saya! Dia dengan penuh semangat mengambil