5 tahapan mengembangkan bahasa anak
Seni
putra1450
Pertanyaan
5 tahapan mengembangkan bahasa anak
1 Jawaban
-
1. Jawaban chutatzel24
1. Tahap Pralinguistik
Tahapan perkembangan bahasa anak usia dini yang pertama dibagi menjadi 2.
Usia 0 – 3 bulan – Pada rentang usia ini, suara anak masih berasal dari tenggorok.
Mereka membuat suara yang menyenangkan dan mengulangi suara yang sama berulang-ulang.
Komunikasi antara bayi dengan orangtuanya atau orang-orang di sekitarnya lebih bersifat reflektif daripada terencana.
Pesan bagi orangtua, meskipun bayi belum mengerti dan belum bisa mengungkapkan bentuk bahasa, tapi mereka mampu mengamati dan memproduksi suara dengan cara unik.
Jadi, ajaklah mereka berkomunikasi dengan sederhana namun penuh ekspresi dan sentuhan kasih sayang.
Usia 4 – 12 bulan – Anak-anak lebih banyak menggunakan bibir dan langit-langit.
Mereka suka berceloteh ketika sendirian dan memanfaatkan suara tanpa tangisan untuk menarik perhatian orang-orang di sekitarnya.
Mereka juga suka melakukan imitasi untuk berbagai jenis bunyi atau suara.
Akhir dari rentang usia ini ditandai dengan pengucapan kata-kata pertama meskipun belum jelas pengucapannya.
Arti dari kata-kata pertama mereka lebih sering merujuk pada benda, orang, tempat atau kejadian di lingkungan anak.
Misalnya, orangtua mengajarkan kata pertama anak untuk menyebut “ma…ma” atau “pa…pa”
2. Tahap Protolinguistik
Usia 12 bulan – 2 tahun – Tahapan perkembangan bahasa anak usia dini pada rentang usia ini ditandai dengan anak yang sudah mulai berceloteh beberapa patah kata.
Biasanya kosa katanya dapat mencapai 200 – 300 kata.
Anak-anak telah mampu menyusun 2 kata yang menyatakan sesuatu yang berhubungan. Contohnya, “mama kerja” atau “mau main”.
Melalui interaksinya yang semakin luas, anak mulai belajar memanfaatkan bahasa dalam percakapannya. Mereka mulai berbicara memakai kata-kata yang tersimpan dalam memorinya.
Jadi, usahakan untuk menyediakan lingkungan positif bagi anak.
Mulai dari kata-kata yang Anda ucapkan kepada mereka hingga pembicaraan yang Anda lakukan dengan pasangan atau kerabat di depan anak.
3. Tahap linguistik
Usia 2 – 6 tahun – Pada rentang usia ini anak mulai belajar tata bahasa dan perkembangan kosa katanya mencapai 3000 buah.
Ciri awal yang paling menonjol dari pada tahap linguistik adalah cara bicara anak sudah mampu dipahami secara keseluruhan.
Mereka pun mampu memahami tata bahasa secara sederhana yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari anak. Misalnya, “Aku mau main sepeda”.
Akhir dari periode ini, anak sudah mampu menggunakan bahasa yang lebih rumit, seperti, “Aku mau baju warna hijau. Warna merah tidak bagus”.
Karena bahasa adalah identitas dari sebuah kelompok.
Dengan ketrampilan berbahasa, kita mudah diterima oleh kelompok sebaya dan mendapatkan kesempatan yang lebih banyak dibandingkan mereka yang kurang terampil atau tidak memiliki kemampuan berbahasa yang baik.